PENTINGNYA BERBEKAL SEBELUM RAMADHAN

 



 

Bulan Rajab telah meninggalkan kita, sedangkan saat ini kita berada pada sepertiga pertama dari bulan Sya’ban, insyaAllah kurang dari sebulan lagi kita akan memasuki Bulan Ramadhan. Suatu bulan yang sangat dirindukan oleh orang-orang yang beriman, karena di dalamnya penuh dengan kemuliaan dan keberkahan dari Allah Ta’ala.

Sikap yang benar bagi seorang mukmin ketika akan memasuki bulan Ramadhan adalah mempersiapkan bekal dengan sebaik-baiknya agar ia nantinya bisa beribadah kepada Allah Ta’ala dengan maksimal, serta bisa memanen pahala dan keuntungan dengan begitu banyak di dalamnya.

Mu’alla bin Al-Fadhl Rahimahullah mengatakan, ‘Dahulu Kaum salafus-shalih (Pendahulu kita yang sholih) berdoa kepada Allah selama enam bulan sebelumnya agar disampaikan kepada bulan Ramadhan…’.

Demikian pula mereka sudah mulai mempersiapkan diri sejak bulan Rajab dan Bulan Sya’ban. Diriwayatkan bahwa Amr bin Qais Al-Mula’i Rahimahullah apabila memasuki bulan Sya’ban, ia menutup pintu tokonya untuk fokus membaca Alquran (sebagai persiapan Ramadhan). Salamah bin Kuhail Rahimahullah mengatakan, “Dulu dikatakan bahwa bulan Sya’ban adalah bulan para Qurra’ (Pembaca Al-quran)”.

Abu Bakar Al-Waraq Al-Balki mengatakan, ”Bulan Rajab adalah bulan untuk menanam, bulan Sya’ban adalah bulan untuk mengairi, dan bulan Ramadhan adalah bulan untuk memanen”.

Perhatikanlah firman Allah Ta’ala berikut :

 

وَلَوۡ أَرَادُواْ ٱلۡخُرُوجَ لَأَعَدُّواْ لَهُۥ عُدَّةٗ وَلَٰكِن كَرِهَ ٱللَّهُ ٱنۢبِعَاثَهُمۡ فَثَبَّطَهُمۡ وَقِيلَ ٱقۡعُدُواْ مَعَ ٱلۡقَٰعِدِينَ

“Dan jika (benar) mereka mau berangkat, tentulah mereka menyiapkan persiapan untuk keberangkatan itu, tetapi Allah tidak menyukai keberangkatan mereka, maka Allah melemahkan keinginan mereka. dan dikatakan kepada mereka: "Tinggallah kamu bersama orang-orang yang tinggal itu". (QS. At-Taubah : 46)

Pada ayat tersebut Allah menegaskan bahwa bukti kesungguhan seseorang dalam beribadah dan berjuang dijalan Allah adalah dengan melakukan persiapan sebelumnya, ia menyiapkan segala sesuatu dan sarana yang bisa mendukungnya. Ayat ini berbicara tentang orang-orang munafik yang enggan untuk keluar berjihad bersama Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam dalam perang Tabuk melawan orang-orang Romawi.

            Oleh karena itu, penting bagi kita untuk mempersiapkan diri di Bulan Sya’ban ini untuk menyambut bulan Ramadhan sebagai bentuk kesungguhan kita dalam beribadah kepada Allah Ta’ala. Berikut diantara bekal yang harus segera kita persiapkan :

1.      Memperbanyak doa agar diberikan keselamatan, kesehatan, dan kesempatan berjumpa dengan bulan Ramadhan.

Yahya bin Katsir Rahimahullah berkata, diantara doa yang dipanjatkan oleh para pendahulu kita yang sholeh adalah :

 

اللهمَ سَلِّمْنا لِرَمَضانَ وَ سلِّمْ رَمضان لَنا وتَسَلَّمْهُ مِنَّا مُتَقَبَّلاً

“Allahumma sallimna liromadhon wa sallim romadhon lanaa wa tasallamhu minna mutaqobbalan”

(Yaa Allah selamatkan aku hingga Bulan Ramadhan dan selamatkanlah Ramadhan untukku, dan jadikanlah amalanku padanya amalan yang Engkau terima).

2.      Mempersiapkan diri dan berlatih untuk banyak beribadah di Bulan Sya’ban, terlebih ibadah-ibadah yang akan kita lakukan dibulan Ramadhan seperti banyak berpuasa, sholat sunnah, membaca Alquran, sedekah dll.

Dari Ibunda ‘Aisyah Radhiallahu ‘anha, berkata :

“Aku tidak pernah melihat beliau Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam berpuasa pada suatu bulan yang lebih banyak daripada apa yang beliau lakukan pada Bulan Sya’ban (Muttafaqun ‘Alaih)

3.      Membekali diri dengan ilmu agama, terkhusus meteri yang berkaitan dengan fiqih Ramadhan (QS. Al-Isra’: 36; Muhammad : 19; Al-Mujadalah : 11)

4.      Memperbarui taubat dan keimanan kepada Allah Ta’ala (QS. Al-Muthaffifin : 14)

5.      Memohon pertolongan kepada Allah supaya diberikan hidayah dan taufik untuk bisa mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya dalam menyambut bulan Ramadhan. (QS. An-Nur : 21)

 

M.S. Burhanudin, S.Pd.I, Bandongan, Sya’ban 1443 H/ Maret 2022

Sumber : Lathaiful Ma’arif, Bab Amalan-amalan bulan Sya’ban, Imam Ibnu Rajab Al-Hambali; Taysir Al-Karimirrrahman, Syaikh Abdurrahman bin Nashir As-Sa’di; Muslim.or.id, App. Ayat Al-Quran; App. Quran Tadabbur, dll.

Komentar

Postingan Populer