ADAB-ADAB BANGUN TIDUR, SERTA AMALAN SUNNAH DI DALAMNYA

 




A.    Adab, Bukti kebenaran Agama Islam

Islam adalah agama yang benar (Dinul Haq) yang Allah turunkan dari atas langit melalui Risalahnya, diantara bukti kebenarannya adalah Islam mengajarkan dalam syariatnya adab-adab yang mencakup semua aktifitas kehidupan manusia. Mulai dari adab bangun tidur, adab masuk keluar kamar mandi, adab berpakaian, adab makan dan minum, adab keluar rumah, adab menuju kemasjid dan seterusnya hingga adab ketika akan tidur kembali.

Ajaran seperti ini tidaklah kita jumpai dalam ajaran selain Islam, maka segala puji bagi Allah yang telah mengutus Rasul-Nya dengan petunjuk (Al-Huda) dan Agama yang Benar (Dinul Haq), supaya Allah memenangkan agama Islam diatas semua agama, walaupun orang-orang musyrik tidak menyukainya, sebagaimana firman-Nya:

 

هُوَ ٱلَّذِيٓ أَرۡسَلَ رَسُولَهُۥ بِٱلۡهُدَىٰ وَدِينِ ٱلۡحَقِّ لِيُظۡهِرَهُۥ عَلَى ٱلدِّينِ كُلِّهِۦ وَلَوۡ كَرِهَ ٱلۡمُشۡرِكُونَ

“ Dialah (Allah) yang telah mengutus Rasul-Nya dengan petunjuk (Al-Huda) dan Agama yang Benar (Dinul Haq), supaya Dia memenangkan agama Islam diatas semua agama, walaupun orang-orang musyrik tidak menyukainya”. (QS. Ash-Shaf : 9)

 

B.     Adab Bangun Tidur

Berikut adab-adab Ketika bangun tidur yang dituntunkan oleh Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wasallam.

1.      Membiasakan Bangun Pagi-pagi (HR. Ahmad; Abu Daud; dll : Hadits : Hasan)

2.      Duduk kemudian Mengusap wajah dengan kedua tangan untuk menghilangkan Atsar bekas tidur (HR. Muslim: Shahih)

3.      Melepaskan simpul ikatan syaitan (HR. Muttafaqun ‘Alaih : Bukhari Muslim)

4.      Berdzikir dengan Doa bangun tidur ( HR. Bukhari : Shahih)

5.      Bersiwak dan mencuci tangan tiga kali (HR. Muttafaqun ‘alaih : Bukhari Muslim)

6.      Berwudhu disertai Istinsyaq dan Istinsyar tiga kali (HR. Bukhari Muslim)

7.      Merapikan tempat tidur (HR. Muslim)

8.      Membangukan anggota keluarga untuk Sholat Malam (HR. Abu Daud)

DOA DAN DZIKIR BANGUN TIDUR

 

a.       Membaca doa :

 

الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي أَحْيَاناَ بَعْـدَ مَا أَمَاتَنَا وَإِلَيْهِ النُّشُوْر        

 

“Segala puji bagi Allah Yang membangunkan kami setelah ditidurkan-Nya dan kepada-Nya kami dibangkitkan”. (HR. Bukhari Muslim)

 

b.      Atau membaca :

 

الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي عَافَانِي فِي جَسَدِيْ وَرَدَّ عَلَيَّ رُوْحِيْ وَأَذِنَ لِيْ بِذِكْرِهِ         

 

“Segala puji bagi Allah Yang telah memberikan kesehatan kepada-ku, mengembalikan ruh dan merestuiku untuk berdzikir kepada-Nya”. (HR. At-Tirmidzi)

 

c.       Atau membaca :

 

لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَـرِيْكَ لَهُ. لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ. سُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَلاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ، وَلاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيْمِ رَبِّ اغْفِرْ ليِ.

 

“Tiada Tuhan selain Allah, Yang Maha Esa, tiada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya kerajaan dan pujian. Dia-lah Yang Maha Kuasa atas segala sesuatu. Maha suci Allah, segala puji bagi Allah, tiada Tuhan selain Allah, Allah Maha Besar, tiada daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah yang Maha Tinggi dan Maha Agung. Ya Tuhanku, ampunilah dosaku”. (HR. Ibnu Majjah)

 

d.      Membaca 11 ayat terakhir dari QS. Ali-Imran ayat 190-200 (HR. Bukhari Muslim)

 

Disusun Oleh : M.Sokhibul Burhanudin, S.Pd.I, Jum’at, 15 Rabiul Awwal 1443 H/ 22 Oktober 2021, Ba’da subuh, Bandongan Mgelang.

 

Sumber :

1.      Shahihul Adab Al-Islamiyyah, Syaikh Wahid Ibn Abdissalam bin Baaliy, hal. 13-14

2.      Alfu sunnatin Fil yaumi wal Lailah, Syikh Khalid Al-Husaini, hal. 7-9

3.      Hisnul Muslim : Buku saku dzikir dan Petang, Syaikh Sa’id bin Ali, Hal. 57-64

4.      Panduan Amal Sehari semalam, Abu Ihsan & Ummu Ihsan Al-Atsariy, Hal. 26-30

5.      https://www.ziyad.web.id/2017/09/doa-dan-dzikir-ketika-bangun-tidur.html

Komentar

Postingan Populer