HADITS ARBA’IN KE-2 (Bagian Ke-2) #Penjelasan Sebagian Tanda Hari Kiamat
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وبعد: بسم الله
Dari Sahabat ‘Umar Ibnul Khattab radhiyallahu ‘anhu juga, berkata:
....
قَالَ: فَأَخْبِرْنِي عَنِ السَّاعَةِ! قَالَ: «مَا
الْمَسئُوُلُ عَنْهَا بِأَعْلَمَ مِنَ السَّائِلِ» قَالَ: فَأخْبِرْنِيْ
عَنْ أَمَارَاتِها! قَالَ: «أَنْ تَلِدَ الأَمَةُ
رَبَّتَهَا، وَأَنْ تَرى الحُفَاةَ العُرَاةَ العَالَةَ رِعَاءَ الشَّاءِ
يَتَطَاوَلُوْنَ فِي البُنْيَانِ» ثُمَّ انْطَلَقَ فَلَبِثتُ مَلِيَّاً ثُمَّ
قَالَ: «يَا عُمَرُ! أَتَدْرِي مَنِ السَّائِلُ؟»
قُلْتُ: اللهُ وَرَسُوله أَعْلَمُ قَالَ: «فَإِنَّهُ
جِبْرِيْلُ أَتَاكُمْ يُعَلَّمُكُمْ دِيْنَكُمْ» رواه مسلم.
"... Dia berkata lagi,
“Kabarkan kepadaku tentang hari Kiamat!” Beliau menjawab, “Tidaklah yang
ditanya lebih tahu daripada yang bertanya.” Dia berkata lagi, “Kabarkan
kepadaku tentang tanda-tandanya.” Beliau menjawab, “Jika seorang budak
wanita melahirkan majikannya, dan jika Anda melihat orang yang tidak beralas
kaki, tidak berpakaian, miskin, dan penggembala kambing saling bermegah-megahan
meninggikan bangunan.”
Kemudian lelaki
itu pergi. Aku diam sejenak lalu beliau bersabda, “Hai ‘Umar! Tahukah kamu
siapa yang bertanya itu?” Aku
menjawab, “Allah dan Rasul-Nya lebih tahu.” Beliau bersabda, “Sesungguhnya
dia Jibril yang datang kepada kalian untuk mengajarkan agama kalian.”
Diriwayatkan oleh Muslim.
[Shahih:
Shahih Muslim (no. 8), Sunan Abu Dawud (no. 4695), Sunan
at-Tirmidzi (no. 2610), Sunan Ibnu Majah (no. 63), Sunan
an-Nasa`i (VIII/97-101), dan Musnad Ahmad (I/27, 28, 51, 52), Musnad
ath-Thayalisi (no. 21), dan Musnad Abu Ya’la (no. 237)]
Faedah Hadits:
1. Tidak ada yang mengetahui kapan terjadinya
kiamat kecuali hanya Allah semata.
2. Tidak ada yang mengetahui hal ghaib kecuali
hanya Allah. Adapun Sebagian Rasul apabila mengetahui tentang berita yang akan datang
mereka diberitahu oleh Allah sebagai mukjizat.
3. Di dalamnya terdapat Sebagian tanda hari
kiamat diantaranya :
a. “Seorang budak melahirkan tuannya”, hal ini
mengisyaratkan bahwa agama Islam akan berhasil mengalahkan negara-negara kafir
sehingga banyak tawanan dan perbudakan, kemudian budak Wanita tersebut dikawini
oleh tuannya sehingga dari budak tersebut melahirkan anak majikannya. Makna
yang lain adalah terjadinya banyak kedurhakan anak terhadap orang tuanya
sehingga seorang anak memperlakukan orang tuanya layaknya seorang budak.
b. Orang fakir miskin bertelanjang kaki penggembala
kambing berlomba-lomba dalam membangun bangunan megah.
4. Orang yang bertanya terkait suatu
permasalahan Ilmu yang dibutuhkan oleh jamaah lain, sehingga ia menjadi sebab
tersampaikan ilmu maka ia menjadi seorang pengajar. Oleh karena itu Rasul bersabda,
“ Dia adalah Jibril dating kepada kalian untuk mengajari agama kepada kalian”.
5. Sepatutnya bagi orang yang ditanya tentang
suatu permasalahan ilmu yang tidak ia ketahui hendaknya ia mengucapkan, Allahu
A’lam (Allah yang lebih mengetahui).
Bandongan, Magelang, Rabiul Akhir/ Desember 2021
# Saudaramu karena Allah, MS. Burhanudin
Sumber:
Al-Ishobah (4/279); Al-I’lam
bi fawaidi umdatil Ahkam, Ibnu Mulaqqin (1/ 139); At-Targhib Wat-Tarhib
(15); Syarhu ‘Allal At-Tirmidzi (1/416); Jamiul Ulum walhikam (1/
75); Fathul Baari (1/10); Matan Arbain Nawawi: Darussalam dan Pustaka
Syabab, dll.
Disarikan dari kitab Ad-Durarus Saniyyah
Bi Fawaidi Al-Arbain Nawawiyah, Syaikh Dr. Bandar Bin Nafi’, hal- 29-30
Komentar
Posting Komentar