Tandhim 4: Perhatian Para Salaf terhadap Masa Pemuda
Oleh karena itu, para sahabat radhiyallahu ‘anhum sangat bersemangat dalam mewujudkan makna-makna yang agung terkait perhatian kepada generasi muda. Hal ini sebagaimana diriwayatkan dari Abu Sa’id Al-Khudri radhiyallahu ‘anhu , bahwa beliau apabila melihat para pemuda, beliau berkata: «مَرْحَبًا بِوَصِيَّةِ رَسُولِ ٱللَّهِ ﷺ؛ أَوْصَانَا رَسُولُ ٱللَّهِ ﷺ أَنْ نُوَسِّعَ لَكُمْ فِي ٱلْمَجْلِسِ، وَأَنْ نُفْهِمَكُمُ ٱلْحَدِيثَ؛ فَإِنَّكُمْ خُلُوفُنَا وَأَهْلُ ٱلْحَدِيثِ بَعْدَنَا» Dan beliau juga menghadapkan diri kepada para pemuda sambil berkata: «يَا ٱبْنَ أَخِي؛ إِذَا شَكَكْتَ فِي شَيْءٍ فَسَلْنِي حَتَّى تَسْتَيْقِنَ، فَإِنَّكَ إِنْ تَنْصَرِفْ عَلَى ٱلْيَقِينِ أَحَبُّ إِلَيَّ مِنْ أَنْ تَنْصَرِفَ عَلَى ٱلشَّكِّ» Maknanya: Abu Sa’id Al-Khudri radhiyallahu ‘anhu apabila melihat para pemuda, beliau menyambut mereka dengan penuh penghormatan dan menganggap mereka sebagai generasi penerus umat. Beliau berkata bahwa para pemuda adalah penerus para sahabat dan ahli ilmu setelah mereka. Karena...