Agar Hidup Aman dan Selamat Sentosa
Hidup aman dan selamat tidak tersesat dalam menjalani kehidupan ini
adalah harapan kita semua, bahkan orang-orang rela berjuang mengorbankan apa
saja demi untuk meraih hidup Bahagia aman Sentosa di dunia ini. Lantas bagaimana
Alquran memberikan resep atau kiat-kiat agar hidup kita ini merasa Bahagia aman
dan Sentosa? Mari simak sedikit faedah berikut ini:
Allah Ta’ala berfirman,
ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ وَلَمۡ يَلۡبِسُوٓاْ إِيمَٰنَهُم
بِظُلۡمٍ أُوْلَٰٓئِكَ لَهُمُ ٱلۡأَمۡنُ وَهُم مُّهۡتَدُونَ
“Orang-orang yang
beriman dan tidak mencampuradukkan iman mereka dengan kezaliman (syirik),
mereka itulah yang mendapat keamanan dan mereka itu adalah orang-orang yang
mendapat petunjuk.” (QS. Al-An’am : 82)
Dalam
Riwayat Al-Imam Al-Bukhori dijelaskan, ‘Tatkala turun ayat: {Orang-orang
yang beriman dan tidak mencampuradukkan iman mereka dengan kezaliman..}, Maka hal itu terasa berat bagi para sahabat
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, mereka berkata: "Siapakah
di antara kami yang tidak pernah mencampuri keimanannya dengan
kezhaliman?" Lalu Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam
bersabda: "Bukan itu maksudnya, bukankah kalian pernah mendengar perkataan
Lukman kepada anaknya:
يَٰبُنَيَّ لَا تُشرِك بِٱللَّهِۖ إِنَّ ٱلشِّركَ لَظُلمٌ
عَظِيم
{Wahai anakku
janganlah engkau berbuat syirik kepada Allah, Sesungguhnya kesyirikan itu
adalah kezhaliman yang besar}”. (QS. Luqman: 13).[1]
Berdasarkan
penjelasan tersebut maka yang dimaksud dengan iman adalah Tauhid, yakni keimanan
keyakinan kepada Allah Ta’ala dan menjadikan-Nya sebagai satu-satunya tujuan
peribadahan, mengesakan-Nya dan tidak mencampuradukkannya dengan kesyirikan
yakni menyekutukan Allah Ta’ala.
Al-Imam
Ibnu Katsir rahimahullah menafsirkan ayat diatas dengan mengatakan, “Maksudnya
adalah mereka yang mengikhlaskan peribadahan mereka hanya untuk Allah semata
tidak berbuat syirik dan tidak menyekutukanNya dengan suatu apapun, maka Allah
akan memberikan keamanan pada hari kiamat dan memberikan petunjuk kepada mereka
dalam kehidupan dunia dan akhirat. Maka barangsiapa yang datang kepada Allah
dengan tauhid yang sempurna, maka baginya keamanan yang sempurna dan petunjuk
yang sempurna dan masuk syurga tanpa adzab”[2]
Dengan
tauhid dan tidak berbuat syirik, maka Allah akan memberikan kepada kita
kehidupan yang aman dari berbagai macam musibah, kesengsaraan, malapetaka,
penyakit dan keburukan lainnya, kemudian diberikan petunjuk untuk bisa meniti
jalan yang benar. Sedangkan di akhirat kita aman dari siksa dan adzab kemudian dimudahkan
jalan menuju syurga tanpa hisab. Adakah kehidupan yang lebih indah dari pada itu?
SMKN1 Magelang, 09 Syawwal 1442 H/ 21 Mei 2021
# Saudaramu karena Allah, M.S. Burhanudin
---------------------------------------------
Sumber:
1. Lihat Sahih Bukhari (2/484) dari Sahabat Ibnu
Mas’ud Radhiallahu ‘anhu, HadistSoft
2. At-Tauhid
Al-Muyassar, hal. 11

Komentar
Posting Komentar